Pemerintahan SBY Dalam Pandangan Pemuda Revolusioner


Berbicara pemerintahan hari ini, maka kita perlu menelanjangi jalannya perahu NKRI yang sekarang ini di Nakodai oleh SBY, baik pemerintahan SBY-JK dan pemerintahan SBY-Boediyono selama 8 tahun, dalam pandangan pemuda Revolusioner Masa depan. memang tidak dapat dipungkiri masa pemerintahan SBY selama delapan tahun, Persoalan yang melilit bangsa ini sangat kompleks. Dan berdasarkan hasil kajian Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ada bebarapa hal yang menjadi permasalahan di Republik era pemerintahan SBY, seperti: Bidang politik terutama masalah Kebijakan Pemerintah yang tidak memihak pada kepentingan rakyat,seperti UU Buruh tentang outsourcing, lemahnya perlindungan terhadap buruh migrant di luar negeri. Bidang pendididikan dengan fokus pada masalah politisasi pendidikan dan komersialisasi pendidikan; RUU kurikulum pendidikan yang belum memfasilitasi semua kalangan masyarakat. Bidang hukum dengan fokus pada isu korupsi dan pelanggaran HAM; Bidang ekonomi dengan fokus pada masalah penggangguran, upah buruh, kedaulatan energy, dan kemandirian pangan menuju kedaulatan pangan; Bidang Sosial Budaya dengan cakupan kearifan lokal yang tergerus dan konflik horizontal akibat isu SARA; Bidang Hankam dengan fokus pada masalah perbatasan; Bidang Lingkungan Hidup dengan fokus pada masalah krisis ekologi dan konflik agrarian.

Sikap pemuda revolusioner terhadap pemerintahan di era SBY berpandangan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunyai kesadaran moral, hati merakyat dan berintergritas tinggi, guna membangun dan menumbuhkan kesejahteraan rakyat, karena sudah saatnya rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunyai nilai juang, yang tidak sekedar beriktiar dalam konsep pembangunan, tetapi mempunyai daya berbuat untuk kepentingan rakyat Indonesia. Indonesia harus di kembalikan kepada rule nya, agar tidak terbelenggu oleh amarah rakyat yang berang dengan moral pemimpin yang berstylish kebijaksanaan dan pencitraan semata. terkait gerakan-gerakan alternative yang perlu dilakukan oleh gerakan revolusioner guna Mengembalikan Jiwa Nasionalisme Bagi Pemuda Indonesia, Membangun kreasi pengetahuan yang ditentukan oleh Intelligence quality dan emotional quality, Perlunya sinergitas gerakan dan menegaskan dan menyerukan kepada seluruh elemen gerakan bahwa “PERUBAHAN TIDAK BISA DITUNDA” tidak ada kata tawar menawar terkait kedaulatan RAKYAT INDONESIA. kita harus merampas kedaulatan bangsa ini dari tangan kapitalis dan antek-anteknya yang telah merongrong kedaulatan ekonomi, politik, hukum, dan sosial-budaya NKRI. Pelajar, mahasiswa, dan pemuda harus mengembalikan bangsa indonesia pada JATI DIRI BANGSA yaitu :( Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI).

Selain itu bangsa indonesia hari ini telah kehilangan pegangan, dikarenakan melilitnya berbagai persoalan diseluruh sector. bangsa indonesia juga mengalami paragmatisme politik sebab demokrasi telah berpijak pada uang bukan lagi pada kepentingan rakyat indonesia, contohnya kasus hakim pengadilan yang tersandung skandal korupsi, yang sedemikian mudahnya disuap. Kegelisahan yang dirasakan oleh masyarakat hari ini berujung pada mengalaminya krisis jati diri, krisis ideology, krisis karakter dan krisis kepercayaan. untuk itu bangsa ini membutuhkan kepemimpinan revolusioner yang orangnya visioner sejati, berprilaku merakyat dan mempunyai tujuan yang terarah dalam menciptakan serta mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.

salam revolusi !!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengusaha Muda Dengan Es Bidadarinya Di Kota Jambi

Langkah-Langkah Dalam Pembuatan Gugatan

Leonardo DiCaprio Liburan Di Aceh Melihat Langsung Perilaku Orang Utan Sumatera