Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Krisis Kepemimpinan Indonesia

Barangkali topik tentang pemilu 2014 (pemilu legislatif dan pemilu presiden-wakil presiden) akan terkesan prematur apabila menjadi topik utama diskusi skala nasional saat ini. Pasalnya, pemilu legislatif dan pemilu presiden-wakil presiden baru akan dilaksanakan pada tahun 2014. Masih terlalu dini untuk menjadikannya sebagai topik pembicaraan utama. Namun demikian, lepas dari kesan prematur tersebut, pemilu 2014 adalah suatu keniscayaan, momentum di mana rakyat Indonesia menggunakan hak-hak politiknya untuk memilih pemimpin nasional (legislatif dan eksekutif). Hakikatnya, pemilu bukan sekedar perhelatan demokrasi formalitis, lebih daripada itu, pemilu merupakan saluran aspirasi politik masyarakat dalam menentukan pemimpin bangsa. Seperti apa pemimpin bangsa yang dihasilkan oleh suatu pemilu sangat ditentukan oleh kinerja pelbagai  main - stakeholder  terkait seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) selaku pengawas penyel...

Mencari Pemimpin Negarawan

Gambar
Pemilu merupakan proses demokrasi dan atau sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan ditangan rakyat. Menurut UU No 08 Tahun 2012 Tentang  Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat,  Dewan Perwakilan Daerah, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pasal 1 ayat 1 bahwa “Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu, adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945”. Artinya rakyat memilih langsung orang-orang yang dianggap pantas untuk menduduki jabatan eksekutif dan legislatif. Lantas pemilihan umum yang telah berlangsung sejak pemilu 1999 (legislatif), 2004(eksekutif dan legislatif) dan 2009 (eksekutif dan legislatif) yang dilaksanakn secara demokratis telah menjawab harapan-harapan rakyat? Jawabannya belum. Dikarenakan kemiskinan dan ketidakadilan politik, hukum, ekonomi dan sosial masi...