Masjid Terapung Al Jabbar Di Provinsi Jawa Barat, Akan Segera Dibangun
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berencana membangun Masjid terapung senilai Rp. 500 milyar, di atas lahan seluas 10 Hektar, namun ada usulan juga dari Pemerintah Kota Bandung agar luas lahannya 30 Hektar, yang akan di sulap menjadi danau buatan. Danau buatan ini di akan buat dengan kedalaman 3 meter.
Lokasi danau buatan ini terletak di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Dan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yang akan melakukan penggalian. Hal itu dikatakan Kepala BBWS Citarum Yudha Mediawan, "Kita akan membuat tampungan kolamnya. Kami sudah melakukan studi dua kali, 2008 dan saat ini reviewnya," katanya.
Selain itu, danau buatan ini juga dimanfaatkan untuk air baku PDAM. Di mana saat ini kebutuhan air bersih untuk Bandung Raya hanya sekitar 6 hingga 7 meter kubik per detik. Padahal idealnya sekitar 15 meter kubik per detik, tambahnya.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menggelar rapat bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk membahas pembangunan masjid terapung di kawasan Gedebage Bandung. Dalam pertemuan tersebut Aher mengusulkan masjid yang dirancang megah itu Dinamai Al Jabbar.
"Tadi bicara soal pembangunan masjid. Saya ditanya Pak Gub apa kira-kira namanya, saya spontan saja bilang Al Jabbar," ujar Aher.
Ia menuturkan, arti nama tersebut bisa memiliki banyak makna. "Bisa Jabbar artinya Jawa Barat, bisa berarti aljabar matematika atau juga dari asmaul husna, Al Jabbar berarti Maha Kuasa, cocok kan?," tutur Aher.
Proses pembangunan masjid terapung ini disebut Aher masih dalam proses pembebasan lahan. "Progres-nya sudah di 5 hektar lahan yang sudah ada," sebutnya.
Sumber berita dan foto: detik.com

Subahanallah
BalasHapus