Sopir Taksi Blue bird, Ekspres dan Bajaj Menuntut Keadilan
![]() |
| Sumber foto: detik.com |
Sekitar 2000 sopir taxi blue bird dan ekspres, serta sekitar 500 sopir bajaj, melakukan aksi protes di depan gedung balai kota Provinsi DKI Jakarta pagi ini. Aksi ini merupakan bentuk dari protes keras terhadap aktivitas taxi Grab dan uber yang mengurangi pemasukan sopir taxi blue bird dan ekspres. Dan mempertanyakan legalitas taxi grab dan uber, yang sampai saat ini belum jelas legalitasnya.
"Kami menuntut keadilan yang sama, sebagai warga negara. Karena tidak diatur legalitas grabag dan uber, pemasukan kami, yang dulunya Rp. 350.000 per hari, sekarang seharinya Rp. 100.000. karena aktivitas grab dan uber yang menawarkan pengangkutan murah. Dan tentu saja kehadiran grab dan uber dengan beranding tersebut, telah menjadi salah satu pilihan dari masyarakat. Padahal legalitas mereka tidak jelas", ungkap salah satu masa aksi.
Realitas ini benar adanya. Legalitas operasi jasa pengangkutan online sudah waktunya di atur oleh pemerintah. Respon pemerintah di tunggu secepatnya, agar tidak melahirkan konflik di antara para jasa pengangkutan. Mereka juga bagian dari warga negara indonesia. Yang sudah seyogyanya diperhatikan, melalui kebijakan yang berdiri diatas kepentingan bersama.

Komentar
Posting Komentar