Pengusaha Muda Dengan Es Bidadarinya Di Kota Jambi
Memasuki Era
Globalisasi dengan hadirnya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) telah menunjukan
bahwa Pengusaha Indonesia harus siap menghadapi Perubahan Ekonomi. Masuknya
Produk dan SDM dari Negara Tetangga dapat dikatakan bahwa Pengusaha Indonesia
harus Mampu bersaing dengan menunjukan Kreatif dan Inovasi secara
terus-menerus. Banyak pengusaha – pengusaha muda yang terlibat dalam membangun
ekonomi kreatif seperti di Kota Jambi.
Saat ini Usaha
kuliner yang menjadi Trend Anak Muda di Kota Jambi adalah ES BIDADARI. Berawal
dari sebuah Gerobak, sekarang mampu memiliki 2 cabang dengan Kios sendiri.
Kios Es Bidadari yang beralamatkan Taman Remaja Kota Jambi memiliki 12 Karyawan
dengan membuka Warung dari Jam 8 Pagi hingga 10 malam.
Pemilik Usaha Es
Bidadari yaitu Doni Setiawan (29) Tahun 2014 memulai dengan Es Bidadarinya
mampu memberikan udara segar bagi Pengusaha Muda lainnya. “Walaupun nama Brand
Es Bidadari sedikit aneh, Tetapi di mata Konsumen Brand tersebut UNIK”, ungkap
Pengunjung. Brand merupakan Pengenalan dari sebuah produk/jasa yang ingin
dijual. Es Bidadari juga memberikan konsep Place yang Klasik ditambah dengan
Musik dan Wifi sebagai fasilitas agar konsumen Nyaman saat sedang menikmati Es
tersebut. "Es memiliki ciri Khas dengan Susu Kaleng dan Buah- Buahan Segar
ditambah dengan Parutan Es yang halus" ungkap Karyawan (Rheno) . Inovasi
yang selalu diberikan ialah dengan memberikan Gratis untuk Teman-Teman yang
sedang berpuasa Senin dan Kamis dan menghadirkan Accoustik Band, dll.
Kunci kesuksesan
ialah “Dengan memasukan nilai – nilai agama didalam konsep jualan dan
karyawan, dan selalu diimbangi dengan
berusaha dan terus berjuang dengan mengutamakan CARA MENJUAL itulah yang saya Utamakan ” ungkap Doni Setiawan.
Untuk mengembangkan Konsep Usaha pengusaha ini selalu mengandalkan Karyawannya
untuk berkreativitas dengan mengarahkan bahwa nilai yang dibentuk untuk
konsumen adalah Experience Consumer.
Pengusaha ini
juga memiliki Inspirator yaitu Bob Sabino yang mengatakan “Om saya Mau Bisnis
tapi ga ada Modal, Bob: MAU GA DENGKULMU DIBELI 500 JUTA”, Ga mau lah Om !!!”
Bob: KALAU BEGITU DENGAN 2 DENGKULMU ENGKAU SUDAH PUNYA MODAL 1 MILIYAR”. Dari
apa yang dikatakan oleh Bob Sabino memberikan Dampak Positif untuk terus
berusaha dalam mengembangkan usahanya. Dalam mengembangkan usaha tidak terlepas
dengan adanya Segmentasi Anak Muda (Youth), Perempuan (Women), dan Netizen yang
saat ini menjadi Pasar Utama (baca :
http://postpopulis.blogspot.co.id/2016/05/lebih-kenal-dan-lebih-dekat-terhadap.html)
Banyak Pengusaha
Muda diluar sana yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dari segala bidang
dan mempunyai Kreatifitas tinggi. Pengusaha Muda saat ini tak harus memikirkan
bagaimana mencari Dana untuk modal tetapi berawal dari sebuah Komunitas bisa
dapat membangun usaha bersama dengan
memiliki Niat atau Kemauan besar dan selalu berdoa.
Salam Pengusaha !!!
Penulis: Yesia Sinaga (Master Management Marketing
USAKTI)

Mksud na apaan.. Kok tujuannya ke dukun
BalasHapus